Banyak Pekerja Merasa Aman Karena Menggunakan Harness. Padahal Risikonya Belum Hilang

Banyak Pekerja Merasa Aman Karena Menggunakan Harness. Padahal Risikonya Belum Hilang

Jun 08, 2026

Anggapan ini masih sering ditemukan di berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi hingga pemeliharaan gedung. Padahal, penggunaan full body harness hanyalah salah satu lapisan perlindungan dalam pekerjaan di ketinggian.

Di satu sisi, harness memang berfungsi untuk menahan pekerja saat terjadi jatuh. Namun demikian, risiko tetap dapat muncul apabila peralatan tidak diperiksa dengan benar, titik anchor tidak memadai, atau pekerja belum memiliki kompetensi yang sesuai. Oleh karena itu, penggunaan harness harus selalu didukung dengan pengetahuan dan keterampilan kerja yang memadai.

Selain itu, banyak kecelakaan kerja di ketinggian terjadi bukan karena tidak adanya alat pelindung diri, melainkan akibat kesalahan penggunaan, kurangnya pengawasan, atau prosedur kerja yang tidak dijalankan dengan baik. Karena itu, HSE Officer perlu memastikan bahwa pekerja memahami cara penggunaan peralatan serta potensi bahaya yang ada di lokasi kerja.

Sementara itu, HRD dan manajemen perusahaan juga memiliki peran penting dalam memastikan tenaga kerja mendapatkan pelatihan yang relevan. Dengan demikian, pekerja tidak hanya merasa aman, tetapi benar-benar mampu bekerja secara aman sesuai standar K3 yang berlaku.

Lebih jauh lagi, kompetensi kerja di ketinggian membantu pekerja mengenali risiko sebelum pekerjaan dimulai. Akibatnya, peluang terjadinya kecelakaan dapat ditekan dan produktivitas kerja tetap terjaga.

Singkatnya, harness adalah alat pelindung yang penting. Akan tetapi, keselamatan kerja tidak hanya bergantung pada peralatan. Kompetensi, prosedur kerja, dan budaya K3 yang kuat tetap menjadi faktor utama untuk mencegah kecelakaan di area berisiko tinggi.

Kontak Admin WhatsApp